Inspirasi
Home » Berita » Darussalam Lubis: Merawat Dakwah di Mimbar dan Ruang Digital

Darussalam Lubis: Merawat Dakwah di Mimbar dan Ruang Digital

Table of Contents

Pengalaman panjang di berbagai medan dakwah membentuk cara pandang Darussalam Lubis, S.Pd., C.LQ. dalam membaca kebutuhan umat. Dai yang akrab disapa Darus ini memahami bahwa dakwah hari ini tidak cukup hanya kuat di mimbar, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan ruang dan medium—termasuk dunia digital yang kian memengaruhi kehidupan keagamaan masyarakat.

Bermukim di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Darus mengabdikan dirinya sebagai dai dan pembina Yayasan Darul Halim Sumatera Utara. Aktivitas dakwahnya berlangsung secara berlapis: dari pembinaan langsung di masjid dan majelis taklim, hingga penyiaran dakwah melalui radio dan platform digital. Baginya, dakwah adalah kerja keberlanjutan yang menuntut konsistensi, kesiapan ilmu, dan kepekaan terhadap zaman.

Pengalaman dakwah Darus terentang di berbagai ruang strategis. Ia pernah membina dan mengisi kajian di Pondok Pesantren Khoiru Ummah selama satu tahun, aktif di Majelis Assalam Sumatera Utara, menjadi pengisi dakwah di RRI Medan, serta terlibat dalam gerakan Ikatan Dai Muda Indonesia selama dua tahun. Setiap ruang dakwah tersebut membentuk kemampuannya berinteraksi dengan karakter jamaah yang beragam—dari santri, keluarga muda, hingga masyarakat umum.

Dalam peran formalnya, Darus aktif sebagai khatib Jumat, penceramah Ramadhan, dan dai keluarga. Tema-tema yang ia bawakan banyak berfokus pada pembentukan keluarga sakinah serta penguatan spiritualitas Ramadhan. Ia memandang Ramadhan sebagai momentum strategis untuk membangun ulang kedisiplinan ibadah, kejernihan hati, dan kesadaran hidup berorientasi akhirat.

Gaya bertutur Darus dikenal tegas secara ilmiah namun tetap komunikatif. Ia menjaga struktur dalil dan ketepatan rujukan, sekaligus berupaya menyampaikan pesan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami. Dalam setiap kajiannya, ia tidak hanya menekankan apa yang harus dilakukan, tetapi juga mengapa nilai-nilai tersebut penting dijaga dalam kehidupan modern.

Wanita PUI Majalengka Gelar RAHMAH: Tabligh Akbar, Santunan Yatim, hingga Cek Kesehatan Gratis

Kesadarannya terhadap perubahan zaman mendorong Darus untuk beradaptasi dengan dakwah digital. Selain ceramah langsung, ia memanfaatkan media radio, video, dan media sosial sebagai sarana memperluas jangkauan dakwah. Bagi Darus, dunia digital bukan sekadar alat penyebaran, tetapi ruang pembinaan baru yang harus diisi dengan pesan keislaman yang bertanggung jawab, menenangkan, dan berlandaskan ilmu.

Melalui dakwah digital, ia berupaya menjangkau generasi muda, pekerja, dan masyarakat yang tidak selalu hadir di majelis fisik. Pendekatan ini menjadikan dakwahnya tetap relevan, sekaligus menjaga kesinambungan pesan Islam di tengah arus informasi yang cepat dan beragam.

Dalam seluruh aktivitas dakwahnya, Darus berpegang pada satu prinsip utama: dunia bersifat sementara, sementara akhirat adalah tujuan selama-lamanya. Prinsip ini ia jadikan fondasi dakwah—mengajak umat menata orientasi hidup, menyeimbangkan ikhtiar dunia, dan memperkuat bekal akhirat.

Komitmen tersebut pula yang melandasi kesiapannya untuk tergabung dalam SLIP PUI (Sentra Layanan Imam dan Penceramah), sebagai bagian dari ikhtiar kolektif menghadirkan dakwah yang berilmu, adaptif terhadap zaman, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam yang lurus.

Biodata Singkat

  • Nama Lengkap: Darussalam Lubis, S.Pd., C.LQ.
  • Nama Dakwah: Darus
  • Domisili: Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
  • Profesi: Da’i, Pembina Yayasan Darul Halim Sumatera Utara
  • Pengalaman Dakwah:
    Aktif berdakwah di berbagai medan: Pondok Pesantren Khoiru Ummah, Majelis Assalam Sumut, RRI Medan, serta Ikatan Dai Muda Indonesia; berpengalaman dalam dakwah masjid, pesantren, media radio, dan digital.
  • Peran Dakwah:
    Khatib Jumat, penceramah Ramadhan, dai keluarga, pengisi kajian tematik dan dakwah media.
  • Fokus Tema Dakwah:
    • Keluarga sakinah
    • Spiritualitas Ramadhan
    • Penguatan ibadah dan orientasi akhirat
  • Segmentasi Jamaah:
    Remaja, ibu-ibu, karyawan/profesional, dan jamaah umum.
  • Media Dakwah:
    Masjid dan majelis taklim, radio, serta platform digital (video dan media sosial).
  • Bahasa:
    Indonesia, Arab.
  • Motto Dakwah:
    “Dunia sementara, akhirat selama-lamanya.”
  • Kontak:
    📞 WhatsApp: 0823-6660-2205
    ✉️ Email: ddarus218@gmail.com
Kang Poer: Dai adalah Pembelajar Sepanjang Hayat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *