JAKARTA – Bidang Hubungan Luar Negeri (HLN) DPP Persatuan Ummat Islam (PUI) melakukan
kunjungan silaturahmi dan komunikasi politik kepada Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, Ketua Bidang
Hubungan Luar Negeri (HLN) DPP Partai Golkar, pada Jumat (29/08/2025) di Agreya Cafe, Kompleks Masjid Sunda Kelapa,
Jakarta. Pertemuan ini membahas berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat peran ormas Islam di
kancah nasional dan global.
Dalam pertemuan itu, Prof. Ngabalin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi dan
eksistensi PUI. Ia menegaskan bahwa PUI telah berada pada posisi yang sejajar dengan organisasi
massa Islam besar seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. “PUI adalah salah satu ormas Islam
terbesar di Indonesia dengan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya. Ngabalin juga menawarkan
kerja sama konkret antara PUI dengan Bakomubin (Badan Koordinasi Muballigh se-Indonesia) yang ia
pimpin, terutama dalam program pelatihan dan peningkatan kualitas mubaligh.
Menanggapi hal tersebut, Ketua HLN DPP PUI, Dr. Adhe Nuansa Wibisono menyambut positif peluang
kolaborasi yang ditawarkan. “Kami menyambut baik tawaran kerja sama dengan HLN Partai Golkar
maupun dengan Bakomubin. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat peran PUI di kancah
nasional dan global,” katanya. Secara tidak langsung, ia menekankan bahwa sinergi seperti ini
penting untuk menjawab tantangan umat yang semakin kompleks.
Dr. Wibisono juga memaparkan sejumlah capaian dan inisiatif PUI di bidang hubungan internasional.
“PUI telah aktif dalam berbagai forum kemanusiaan internasional, seperti konferensi Palestina di
Kuala Lumpur dan agenda Mahfil Charmonai di Bangladesh. Kami juga memiliki perhatian serius
terhadap isu-isu minoritas Muslim seperti Rohingya, Kashmir, dan Uighur,” jelasnya. Ia menambahkan
bahwa PUI memiliki basis anggota mencapai 20,6 juta orang serta ribuan lembaga pendidikan dari TK
hingga perguruan tinggi.
Di sisi lain, Prof. Ngabalin memaparkan visi baru HLN Partai Golkar yang berfokus pada
pengembangan sumber daya manusia dan kader melalui program beasiswa ke luar negeri seperti ke
Australia, Belanda, Jerman termasuk ke Korea. Ia berbagi pengalaman pribadinya sebagai Guru Besar
Ilmu Hubungan Internasional di Busan University of Foreign Studies, yang dia harapkan dapat
membuka peluang bagi generasi muda Indonesia.
Sebagai bentuk penguatan diplomasi keummatan, Prof. Ngabalin menyarankan agar PUI dapat
memprakarsai penyelenggaraan konferensi internasional ormas Islam baik dari dalam maupun luar
negeri. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kontribusi PUI terhadap ummat secara global, serta
memperluas jaringan dan pengaruh PUI di kancah internasional.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen untuk meningkatkan kolaborasi antara HLN PUI dan HLN
Partai Golkar, termasuk rencana pertemuan lanjutan dengan pimpinan pusat kedua organisasi.
Melalui sinergi ini, diharapkan kontribusi PUI sebagai ormas Islam semakin meluas dan bermanfaat
bagi umat dan bangsa. Dengan adanya kerja sama ini, HLN PUI dan HLN Partai Golkar bertekad
untuk memperkuat diplomasi umat, pengembangan SDM unggul, serta kontribusi nyata dalam
percaturan global. []


Comment