Inspirasi
Home » Berita » Ridwan Muharam: Merawat Dakwah yang Mengakar dengan Niat dan Cinta

Ridwan Muharam: Merawat Dakwah yang Mengakar dengan Niat dan Cinta

Table of Contents

Dakwah yang bertahan lama biasanya tidak lahir dari sorotan, melainkan dari konsistensi dan kepedulian. Ia tumbuh perlahan, mengakar di tengah umat, dan membumi dalam praktik keseharian. Dengan semangat bergerak dengan niat dan berbagi dengan cinta, Ridwan Muharam menjalani dakwahnya melalui masjid dan majelis taklim, menghadirkan pesan-pesan keislaman yang dekat dengan realitas jamaah dan relevan dengan kebutuhan umat.

Berprofesi sebagai wiraswasta sekaligus pengajar, Ridwan menempatkan dakwah sebagai bagian dari denyut kehidupan sehari-hari. Ia hadir secara konsisten sebagai imam shalat, khatib Jumat, dan penceramah Ramadhan di lingkungan masyarakat setempat. Masjid baginya bukan hanya ruang ibadah, tetapi pusat pembinaan akhlak, ketenangan jiwa, dan kebersamaan umat.

Selama sekitar lima tahun perjalanan dakwahnya, Ridwan memilih jalur dakwah yang membumi. Ia lebih banyak bergerak di majelis taklim lokal, menyapa jamaah secara langsung, dan membangun kedekatan yang berkelanjutan. Pola ini membuat dakwahnya tidak sekadar hadir sesaat, tetapi menjadi bagian dari rutinitas dan kebutuhan rohani masyarakat.

Tema kajian dan ceramah yang dibawakannya berfokus pada penguatan ibadah, pemahaman dasar agama, serta pembinaan keluarga Muslim. Ridwan meyakini bahwa keluarga yang terjaga nilai-nilai ibadahnya akan melahirkan lingkungan sosial yang lebih tertib, saling menghormati, dan berdaya menghadapi tantangan zaman.

Gaya bertutur Ridwan dikenal tegas dan normatif, namun ia menjaga agar ketegasan tersebut tetap disampaikan dengan adab dan kepedulian. Pesan dakwah ia susun secara lugas dan terarah, agar mudah dipahami dan diamalkan oleh jamaah dari berbagai latar belakang.

Wanita PUI Majalengka Gelar RAHMAH: Tabligh Akbar, Santunan Yatim, hingga Cek Kesehatan Gratis

Motto dakwah yang ia pegang—bergerak dengan niat, berbagi dengan cinta—menjadi kerangka utama dalam setiap langkah pengabdiannya. Bergerak dengan niat berarti menjaga keikhlasan dan arah dakwah agar tetap tertuju kepada Allah, bukan pada pengakuan manusia. Sementara berbagi dengan cinta ia maknai sebagai kesediaan untuk hadir, mendengar, dan membersamai umat dengan empati dan kesabaran.

Melalui pendekatan tersebut, Ridwan berupaya menjadikan dakwah sebagai proses yang menenangkan dan menguatkan, bukan menghakimi. Ia percaya bahwa perubahan yang kokoh lahir dari hubungan yang hangat antara da’i dan jamaah, serta dari keteladanan yang dijalani secara konsisten.

Komitmen ini pula yang mendasari kesediaannya untuk tergabung dalam SLIP PUI (Sentra Layanan Imam dan Penceramah) di bawah naungan Persatuan Ummat Islam. Baginya, dakwah ishlah adalah ikhtiar kolektif untuk menghadirkan Islam yang membimbing, mengakar, dan memberi manfaat nyata bagi umat.

Biodata Singkat

  • Nama Lengkap: Ridwan Muharam
  • Nama Dakwah: Ridwan
  • Domisili: Kota Bandung, Jawa Barat
  • Profesi: Wiraswasta, pengajar, da’i
  • Organisasi: Persatuan Ummat Islam (PUI)
  • Pengalaman Dakwah:
    ±5 tahun aktif mengisi kajian dan ceramah di majelis taklim dan masjid lingkungan masyarakat.
  • Peran Dakwah:
    Imam shalat, khatib Jumat, penceramah Ramadhan, dai keluarga.
  • Fokus Tema Dakwah:
    • Penguatan ibadah dan akhlak
    • Kajian keislaman umum
    • Pembinaan keluarga Muslim
  • Segmentasi Jamaah:
    Ibu-ibu dan jamaah umum.
  • Aktivitas Dakwah Rutin:
    Senin siang & sore, Selasa sore, Rabu sore, serta ba’da Jumat.
  • Bahasa:
    Indonesia, Sunda.
  • Motto Dakwah:
    “Bergerak dengan niat, berbagi dengan cinta.”
  • Kontak:
    📞 WhatsApp: 0878-2228-6556
    ✉️ Email: abifathia@gmail.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *