MEDAN — Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Ummat Islam (PUI) Sumatera Utara menggelar kegiatan Ta’lim Ishlah & Ifthar Jama’i Ramadhan #1 di Aula Yayasan Annas, Rabu (26/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Giat Ramadhan 1447 H yang diinisiasi DPW PUI Sumut.
Sebanyak 30 orang pengurus PUI Sumut hadir dalam kegiatan yang mengusung semangat perbaikan diri (ishlah) dan penguatan ukhuwah melalui buka puasa bersama tersebut. Acara diawali dengan ta’lim bertema “Muhammad Sebagai Pedagang”, kemudian dilanjutkan dengan ifthar jama’i.
Dalam ta’lim tersebut, Dewan Pertimbangan PUI Sumut, Dr. H. Asren Nasution, menekankan pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam aspek kewirausahaan. Menurutnya, sosok Nabi Muhammad bukan hanya teladan dalam ibadah dan kepemimpinan, tetapi juga dalam integritas dan profesionalisme berdagang.

“Umat Islam harus memiliki usaha atau perniagaan dalam segala sektor bisnis,” ujar Asren di hadapan peserta.
Ia menjelaskan, kemandirian ekonomi menjadi salah satu pilar penting dalam membangun kekuatan umat. Dengan memiliki basis usaha yang kokoh, umat Islam tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa aktivitas bisnis yang dijalankan harus berlandaskan nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab sosial sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW. “Perdagangan bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga ladang ibadah dan sarana membangun kemaslahatan,” tegasnya.

Kegiatan Ta’lim Ishlah dan Ifthar Jama’i ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi dan penguatan visi gerakan PUI Sumut selama Ramadhan. Selain mempererat silaturahmi antar pengurus, forum ini juga menjadi momentum menyatukan langkah dalam merumuskan program-program strategis ke depan.


Comment